• Flash Fiction

    Di antara Kita Tak Ada yang Bercanda (4)

    Emilia tak banyak bicara, dia meminta Mario pulang duluan. Sementara Emilia mengiyakan permintaan Arsen pulang bersamanya. Tampaknya Mario penasaran dengan hadirnya Arsen yang tiba-tiba menjemput Emilia. Seseorang yang tidak pernah dia tahu sebelumnya. Ah, gadis itu memang tak banyak cerita tentang kehidupan pribadinya kecuali baru baru ini. Dan lelaki yang datang jelas bukan Ray—orang yang dibanggakan Emilia. * “Tadi itu siapa?” “Teman kerja.” “Dia naksir kamu.” “Aku tahu,” “Banyak yang berubah setelah aku pergi, ya.” “Yup. Kamu benar lagi…” “And… how about August Raymond Ferdinand?” Emilia melempar pandangan keluar jendela. Arsen memilih jalan yang macet, padahal terjebak di situasi membosankan ini membuat dirinya pusing sendiri. Tapi dia hanya ingin punya…