Di antara Kita Tak Ada yang Bercanda (3)

Emilia masih tak habis pikir, tak juga menyangka bahwa ceritanya akan begini. Mario bukan lelaki idamannya, dia hanya nyaman berteman dengan lelaki itu. Sebab bertemu dalam bidang yang sama dan itu bukanlah impiannya. Sengaja atau tidak, batinnya membandingkan sosok Ray dan Mario. Keduanya memang punya kesamaan, tapi dia tidak ingin bayang bayang Ray melekat pada …

Di antara Kita Tak ada yang Bercanda (2)

Mario terbelalak, Emilia bergegas pergi. Dia nggak tahu sebenarnya wajah Ray, orang yang pernah diceritakan Emilia. Jika benar begitu, tentu sulit bagi keduanya. Siapa yang sudi berpasangan tapi dibayang bayangi masa lalu dari salah satunya? Dan Emilia tidak ingin menyakiti Mario, terlebih menyakiti dirinya sendiri. Setahun belakangan, setelah surat pertama dan terakhir Ray sampai di …

Di antara Kita Tak Ada yang Bercanda (1)

“Aku akan pergi, kamu nggak usah cari ya.” Katanya membuka pembicaraan kami. “Janji jangan cari ya?” Ucapnya serius, ia lalu menyicip segelas espresso hangat dari cangkirnya. “Pede amat bakalan aku cari sih, Mas?” Balasku sekenanya. “Aku yakin kamu akan cari aku, Mil. Biasanya feelingku nggak pernah meleset…” “Emangnya Mas mau ke mana sih?” “Pergi.” “Jangan …